“Netanyahu diundang ke restoran di Florence oleh PM Italia, tapi dia tidak makan makanan yang dilarang,” kata juru bicara Netanyahu, seperti diberitakan Sputnik News, Rabu (2/9/2015).
Juru bicaranya menambahkan bahwa sudah ada prosedur yang Netanyahu ikuti selama perjalanan ke luar negeri.
Penjelasan dari juru bicara Netanyahu tetap tidak dapat diterima. Juru Bicara Partai Persatuan Yahudi Taurat, Ya-acov Litzman, menyatakan dengan fakta perdana menteri makan di restoran itu saja sudah tidak dapat diterima.
Ini bukan pertama kali Netanyahu dituduh memakan hidangan tidak kosher. Pada 2014, kritikan bermunculan ketika Netanyahu makan di restoran nonkosher di New York dengan bilioner Sheldon Adelson.
(Hendra Mujiraharja)