Korban Crane di Makkah Asal Bekasi, Karyawan PT Freeport

Djamhari, Jurnalis
Minggu 13 September 2015 17:12 WIB
Foto Ferry (kiri) bersama temannya (Djamhari/Okezone)
Share :

BEKASI - Ferry Maulidin (37), satu dari tujuh jamaah calon haji asal Indonesia yang meninggal dalam insiden robohnya crane (alat penderek) di Masjidil Haram, pada Jumat lalu, merupakan pegawai PT Freeport Indonesia.

"Dia bekerja di Freeport Papua sudah sejak tahun 2010," kata istri almarhum, Linda Marlinda (38), di rumah duka Kompleks Jaka Permai Blok E3/40, Jalan Kahuripan, Jaka Sampurna, Bekasi Barat, Minggu (13/9/2015).

Almarhum menunaikan haji seorang diri lantaran sudah mendaftarkan diri sebelum mereka menikah. "Dia daftar haji sebelum nikah dengan saya tahun 2008. Sementara, kami menikah tahun 2013," katanya.

Sang suami sebetulnya sudah mendapat tawaran berangkat haji pada 2009 silam. Namun, saat itu ia belum bisa meninggalkan pekerjaannya karena baru saja bekerja di perusahaan tambang PT Newmont.

"2009 harusnya dia sudah berangkat, tapi saat itu dia masih belum bisa meninggalkan pekerjaan yang baru didapatkannya," jelasnya.

Akhirnya di 2015 ini, kata Linda, suaminya berangkat karena pihak bank tempat dia menabung kembali menawarkan. Sekaligus menyampaikan kabar, jika tidak berangkat juga, jatahnya ke tanah suci akan hangus.

"Sebetulnya tahun ini dirinya juga bilang belum siap berangkat. Namun, karena bank menyampaikan jatahnya akan hangus jika tidak berangkat tahun ini," tuturnya.

Setelah memantapkan diri untuk menunaikan haji, lanjut Linda, sang suami mempersiapkan diri, mulai dari membeli perlengkapan haji sampai meminta izin dari kantornya. "Niatnya untuk haji diterima kantornya dan diizinkan untuk mengambil cuti dari perusahaan," ujarnya.

Ferry mendapat curi sejak 20 Agustus 2015 hingga 12 Oktober 2015. "Dia harusnya berangkat tanggal 25, tapi waktu itu ada kesalahan pada paspor, jadi baru berangkat keesokan harinya di tanggal 26. Perkiraan pulang tanggal 3 Oktober mendatang," pungkasnya.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya