"Sayangnya, tiba-tiba dia membuat fitnah di media sosial dan berita yang simpang siur bahwa pasien dipaksa pulang dalam keadaan koma dan sebagainya. Padahal kenyataannya, pasien dalam kondisi stabil dan itu dijamin oleh dokter dokter penanggung jawab pasien," ujarnya.
Masyta Dewi merupakan PNS di Poltek Universitas Sriwijaya sebagai pengajar di jurusan teknik sipil. Kesehariannya dia tinggal sendiri lantaran masih berstatus lajang. Selama ini dia sering berhubungan dengan kakak pertamanya Nurhasanah perihal perobatan di rumah sakit.
Sementara itu, Syaiful Haq merupakan anak kedua dan satu-satunya lelaki dari lima bersaudara. Dia merasa bertanggung jawab dan memiliki hak terhadap pasien. "Secara agama, saya laki-laki satu-satunya di keluarga ini adalah walinya karena orangtua kami sudah meninggal semua," singkatnya.
(Risna Nur Rahayu)