JAKARTA - Seorang kakek renta berusia 62 tahun, antre berjam-jam untuk mengurus kepesertaan Badan Jaminan Penyelenggara Sosial (BPJS) Kesehatan di Jakarta.
Kakek bernama Sidman Roy tersebut datang ke Kantor BPJS di Komplek Ruko Wilkon Gading Kirana Blok A-7B Nomor 23-25, Jalan Boulevard Artha Gading, Jakarta Utara, sejak subuh. Warga Kebon Bawang, Tanjung Priok, itu baru dilayani siang harinya.
Setelah mengajukan berkas, ia hanya mendapati kekecewaan. Berkas yang ia serahkan ditolak petugas BPJS.
"Saya ditolak karena saya masih terdaftar sebagai peserta Kartu Jakarta Sehat (KJS). Padahal saya butuh ikut BPJS karena khawatir sakit di luar kota," ucap Sidman.
Dia menambahkan, yang lebih menohok adalah pelayanan BPJS yang lambat dan ribet. "Zaman sekarang orang disuruh antre sejak subuh. Ada ratusan orang tadi," ucap Sidman.
Atas pengalaman yang ia alami, ia pasrah dan tak mau lagi mengurus BPJS. Sebab tidak kuat antre sejak subuh hingga siang.
"Saya enggak mau lagi urus BPJS. Ribet minta ampun. Saya benar-benar enggak kuat. Apalagi saya sedang sakit jantung, sesak nafas, dan kaki bengkak," pungkasnya.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.