Muhammadiyah: Perbedaan Bukan Ancaman Bagi Muslim

Antara, Jurnalis
Rabu 23 September 2015 09:40 WIB
Ilustrasi: (Foto: Antara)
Share :

SURABAYA - Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Nadjib Hamid mengatakan, perbedaan penetapan Idul Adha 1436 Hijriah bukan ancaman bagi umat Muslim di Indonesia.

"Justru perbedaan ini menjadi kekuatan untuk memperkaya wawasan dan memperindah bangunan demi kebaikan bersama," ujarnya, Rabu (23/9/2015).

Ia mencontohkan, simbol-simbol pembeda seperti warna bendera, salam pembuka dan penutup dalam sebuah acara, hendaknya tidak dijadikani untuk menumbuhkan kebencian terhadap kelompok lain yang memiliki identitas berbeda.

"Etika berdemokrasi seperti inilah yang diharapkan dapat dipraktikkan di Negara kita, yakni masyarakatnya memiliki keragaman budaya, suku, dan agama, termasuk keberagaman paham keagamaannya," ucap Nadjib.

Menurut mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur tersebut, bangsa Indonesia tidak mungkin bisa dibangun hanya oleh sekelompok masyarakat, tapi perlu kontribusi dari komponen masyarakat lainnya.

"Karena itu, sangat penting dibangun kebersamaan dan kerja sama yang diikuti sikap toleransi dan saling menghargai antar-sesama. Sebab, tanpa itu semua maka hanyalah omong kosong belaka," katanya.

Sebelumnya, Muhammadiyah menetapkan Idul Adha jatuh pada hari ini. Sedangkan pemerintah menetapkannya besok.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya