Padahal, lokasi tersebut bukan jalur jamaah Indonesia untuk lempar jumroh. Jalur yang benar untuk jamaah dari Indonesia adalah Jalan King Fahd dan Moasim.
"Mungkin yang bersangkutan tersesat atau tidak tahu jalan. Jalan itu diperuntukkan bagi jamaah haji dari Mesir, Afrika, dan Asia Selatan," ucap Arsyad.
Lebih lanjut, dua jamaah Indonesia yang sudah teridentifikasi adalah Hamid Atwi Tarji Rofia (51) asal kelompok terbang (kloter) Surabaya. Kemudian, Busyaiyah Sahel Abdul Gafar (50) asal kloter Batam, maktab 1, nomor paspor A2708446.
(Abu Sahma Pane)