MEDAN - Badan SAR Nasional (Basarnas) tadi malam telah menghentikan sementara pencarian helikopter Eurocopter EC-130 milik PT Penerbangan Angkasa Semesta (PAS) yang hilang kontak di sekitar kawasan Danau Toba, sejak Minggu 11 Oktober 2015 siang.
Di hari kedua pada Senin 12 Oktober 2015 ini, Basarnas belum menemukan helikopter dengan nomor registrasi PK-BKA itu. Pada hari ketiga Basarnas akan kembali melakukan pencarian.
"Pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan hari ini," jelas Kabag Humas Basarnas Zainul Thahar, Selasa (13/8/2015).
Zainul memaparkan, pencarian yang dilakukan kemarin berada di daratan Samosir dan perairan Danau Toba. Tim SAR menghadapi kendala cuaca dan keterbatasan daya jangkau tim darat. Banyak jalan setapak dan hutan yang sulit dilewati.
Untuk pencurian hari ini akan dimulai sekitar pukul 06.00 WIB. Basarnas memperkirakan, akan ada tambahan personel yang diturunkan untuk melakukan pencarian helikopter yang hilang tersebut.
"Akan ada tambahan. Helikopter kita diperkirakan tiba hari ini sehingga jumlah heli yang tersedia menjadi tiga unit. Selain itu, akan ada bantuan tim rescue dari Susi Air. Tadi satu pesawat sudah dikerahkan. Kalau soal wilayah pencarian, kita belum tahu apakah akan diperluas atau dipersempit, atau sama dengan hari kemarin," papar Zainul.
Perlu diketahui, helikopter Eurocopter EC-130, dengan nomor registrasi PK BKA milik PT Penerbangan Angkasa Semesta (PAS) dinyatakan hilang kontak pada pukul 12.20 WIB, Minggu 11 Oktober 2015.
Helikopter yang dinyatakan hilang kontak sekira pukul 11.50 WIB di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara saat akan menuju Bandara Kualanamu.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))