Ini Penyebab Perbedaan Perayaan 1 Suro Kraton dan Pura Mangkunegaran

Bramantyo, Jurnalis
Rabu 14 Oktober 2015 13:34 WIB
Enam Tombak Milik Pura Mangkunegara Usai Dibawa dalam Kirab 1 Suro (Foto: Bramantyo)
Share :

SOLO - Kirab perayaan pergantian tahun baru Islam atau biasa dikenal masyarakat Jawa 1 Suro telah dilakukan Pura Mangkunegaran. Pada tahun ini, kirab 1 Suro antara Kraton Kasunanan dan Pura Mangkunegaran mengalami perbedaan.

Kirab 1 Suro, Kraton Kasunanan sendiri baru digelar malam nanti. Seperti tradisi yang biasa dilakukan, Kraton Kasunanan Surakartapun akan mengkirab kerbau pusaka miliknya berserta benda-benda pusaka koleksi yang dimiliki trah Mataram ini.

Lantas apa yang menyebabkan perayaan pergantian tahun ini antara Kraton Kasunanan dan Pura Mangkunegaran mengalami perbedaan?

Ketua Eksekutif Lembaga Hukum Keraton Surakarta (LHKS) KP Edi Wirabumi menjelaskan, Kraton Kasunanan Surakarta menetapkan 1 Suro atau tahun baru dalam kalender Jawa atau tahun Jimawal 1949 jatuh pada Kamis (15/10/2015).

Penetapan itu di dasarkan atas penanggalan Jawa yang dibuat Sultan Agung sejak jaman Mataram. Tahun baru Jawa diciptakan oleh Raja Mataram, Sultan Agung sekitar abad 16 M. Sistem penanggalan Jawa merupakan penggabungan antara sistem penanggalan Islam dan penanggalan Saka (Hindu). Perhitungan kalender Jawa dimulai pada tahun 1555 Suro Alip oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya