Polisi Didesak Usut Tuntas Mahasiswi Pemakan Kucing

Nurul Arifin, Jurnalis
Selasa 20 Oktober 2015 10:55 WIB
Foto kucing hutan mati diunggah ke Facebook. (dok.Facebook)
Share :

SURABAYA – Seorang mahasiswi di Jember, Jawa Timur, Ida Tri Susanti, di-bully di media sosial. Sebabnya, dia mengunggah foto kucing hutan yang sudah mati. Leher hewan lindung itu dijerat dengan tali.

Aktivis Peduli Satwa dari WWF Indonesia Anwar Purwanto mendesak polisi mengusut tuntas kasus tersebut. Proses hukum siapa yang terlibat dalam pembunuhan Kucing Hutan itu.

"Siapaun yang berkaitan dengan perburuan hewan lindung harus diusut tuntas. Diproses hukum, jangan berhenti di mahasiswi itu," ujarnya, Selasa (20/10/2015).

Anwar menilai, kasus itu menjadi salah satu contoh lemahnya perlindungan satwa di Tanah Air. Apalagi pelaku sudah dilepas oleh polisi. "Masih banyak kasus-kasus perburuan, perdagangan satwa liar yang lepas dari jerat hukum," tuturnya.

Anwar juga menjelaskan, penegakkan hukum perlindungan satwa diperlukan demi kelangsungan satwa-satwa liar di Indonesia. Jika tidak, semua hewan lindung akan punah.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan agar penegakkan hukum perlindungan satwa dapat berjalan. Pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat terkait sejumlah satwa yang dilindungi. Kondisi ini akan menjadikan masyarakat tidak sembarangan melakukan perburuan.

Kedua, meningkatkan pengetahuan aparat hukum terhadap perlindungan satwa. "Di Indonesia, jumlah kasus satwa liar tidak berimbang dengan jumlah aparat yang menangani. Sehingga setiap ada kasus kurang maksimal," katanya.

Sebelumnya, dalam keterangan foto yang ia unggah ke media sosial, Ida mengatakan kucing itu adalah hasil buruan. “Hasil berburu hari ini. Nyam…nyam...," tulisnya.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya