Perjuangan Gus Dur soal Pluralisme Akan Diceritakan di Kancah Internasional

Arief Setyadi , Jurnalis
Kamis 22 Oktober 2015 01:02 WIB
Hermawi Taslim (Foto: Ilustrasi)
Share :

Menurut Hermawi, Ensiklik Nostra Aetate adalah acuan dan pedoman seluruh umat Katolik dalam membangun peradaban manusia yang didasarkan pada prinsip-prinsip kesederajatan yang saling menghormati. "Konferensi ini merupakan momentum penting untuk mempertemukan para tokoh terkemuka dunia untuk saling meneguhkan dalam membangun peradaban kemanusiaan yang lebih bermartabat," katanya.

Hermawi yang turut diundang dalam konferensi tersebut menyatakan, bahwa panitia ingin mendengar langsung pengalamannya selama bersama almarhum Abdurahman Wahid alias Gus Dur dalam memajukan prinsip-prinsip pluralisme di Indonesia.

"Saya juga sudah mempersiapkan presentasi singkat tentang pengalaman-pengalaman empirik kita di Indonesia yang terus mengembangkan nilai-nilai kebersamaan sebagai modal dasar membangun masa depan yang lebih baik," ujar orang dekat Gus Dur itu.

Berdasarkan agenda yang sudah disusun panitia, sejumlah petinggi dunia akan tampil sebagai pembicara di antaranya, Cardinal Jean Louis Tauran dari Vatikan, Prof. B.Wimalaratana dari Sri Lanka, Rabbi Daniel Spenber dari Israel, DR.Rasoul Rasoulipour dari Iran, serta sejumlah nama lainnya.

Hermawi mengatakan, berdasarkan surat yang diterima, diakhir konferensi, seluruh peserta yang datang dari seluruh dunia itu akan diterima dan bersilahturahmi dengan Paus Fransiskus di Vatikan.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya