Mereka yang Tertimpa Nahas Gara-Gara Mencela Tuhan

Randy Wirayudha, Jurnalis
Rabu 04 November 2015 21:12 WIB
John Winston Lennon (Foto: Reuters)
Share :

TUHAN bekerja dengan cara yang misterius. Ungkapan itu tidak hanya berlaku bagi manusia yang berbudi baik dan layak diganjar pahala hingga mukjizat, tapi juga buat para insan yang mencela Tuhan.

Kesombongan jadi salah satu faktor pendorong yang kuat, buat beberapa figur dunia yang pernah menghujat, mencela dan menghina Sang Khalik.

Akibatnya, kedelapan sosok ternama ini tutup usia dengan cara yang tragis. Berikut uraian delapan kejadian akibat mencela Tuhan, dari berbagai sumber:

1. John Lennon (Vokalis Band The Beatles)

John Winston Ono Lennon meninggal dengan tragis ketika ditembak oleh fans-nya, David Chapman pada 8 Desember 1980. Banyak yang percaya bahwa kematiannya merupakan “buah” dari kesombongannya ketika masih berjaya dengan The Beatles. Dalam sebuah wawancara pada 1966, Lennon pernah berujar, “Kekristenan akan berakhir. Yesus sosok yang terlalu sederhana dan membumi. Hari ini, kami (The Beatles) bahkan lebih terkenal dari-Nya”.

2. Bon Scott (Vokalis Band AC/DC)

Publik tak hanya mengenal Bon Scott sebagai mantan vokalis band legendaris AC/DC, namun juga kematiannya yang dianggap aneh. Musisi bernama lengkap Ronald Belford Scott itu, tewas pada Februari 1980, setelah sempat pingsan karena terlalu banyak menenggak alkohol. Tepat ketika sampai rumah sakit, Scott meninggal karena tersedak muntahannya sendiri. Sungguh kematian yang tragis dari vokalis yang pernah melantangkan lirik, “Jangan hentikan aku, aku sedang asyik berjalan ke neraka”.

3. Cazuza (Penyanyi dan Komposer Brasil)

Masih dari dunia music, Agenor Miranda Araújo Neto atau biasa dikenal dengan sebutan Cazuza, juga pernah senasib dengan Lennon maupun Scott yang meninggal tak wajar akibat mencela Tuhan. Musisi biseksual itu pernah menghina Tuhan sembari merokok, “Tuhan, ini (asap rokok) untuk-Mu,”. Cazuza tutup usia pada 7 Juli 1990 karena kanker paru-paru ditambah penyakit mematikan HIV/AIDS.

4. Marilyn Monroe (Aktris Hollywood)

Gemerlap dunia hiburan ternyata acap membuat manusia melangitkan kesombongan. Sebelum musisi John Lennon atau Bon Scott “kena batunya” akibat mencela Tuhan, hal serupa pernah dilakoni aktris cantik legendaris Hollywood, Marylin Monroe. Aktris yang punya nama lahir Norma Jeane Mortenson itu sempat bertemu Pendeta Billy Graham yang mengaku diutus roh Tuhan untuk memberi kitab Injil. Tapi Marylin menolaknya. “Saya tidak perlu Yesus-mu,”. Pada 5 Agustus 1962, Marylin ditemukan tewas di apartemennya karena overdosis obat.

5. Christine Hewitt (Wartawan dan Artis Jamaika)

Buat hampir segenap umat Nasrani, Alkitab merupakan pegangan suci. Tapi buat Christine Hewitt, Alkitab justru disebut buku terburuk yang pernah ada di dunia. Hinaannya itu akhirnya berbuah maut yang menjemput pada Juni 2006, ketika tewas dalam keadaan terbakar di motornya.

6. Tancredo Neves (Presiden Brasil)

Dari semua kepala negara di dunia, mungkin hanya Tancredo de Almeida Neves yang pernah mencela Tuhan. Bahkan, hinaannya itu terjadi sebelum Presiden Brasil pertama di era republik itu naik jabatan. Dalam sebuah kampanye, Tancredo sesumbar, “Bila mendapat 500 ribu suara dari partai saya sendiri, maka takkan ada yang bisa mendepak saya dari kursi kepresidenan, bahkan Tuhan sendiri”. Tancredo memang kemudian terpilih jadi presiden, tapi Tancredo sudah lebih dulu dijemput maut, sehari sebelum resmi menjabat presiden karena kanker.

7. Lord William James Pirrie (Pencipta Kapal Titanic)

Betapapun hebatnya Lord Willam Pirrie membuat kapal RMS Titanic, namun kapal yang disebut terbesar di dunia itu tetap tak berdaya dengan nasib nahas – tenggelam di utara Samudera Atlantik, 15 April 1912. Kenyataan yang tak terbukti dari sesumbar Lord William ketika mengatakan, “Tuhan pun takkan bisa menenggelamkan Titanic”. Memang, Lord William sendiri tak meninggal saat Titanic tenggelam. Dia tutup usia pada 7 Juni 1924 karena penyakit paru-paru basah di lepas pantai Kuba, dalam perjalanan bisnis ke Amerika Selatan.

8. Kecelakaan Campinas

Jangankan menyepelekan dan mencela Tuhan, meremehkan orangtua yang memberi nasihat kebaikan saja sudah merupakan hal buruk. Hal ini yang terjadi pada seorang gadis di Campinas Brasil pada 2005, ketika hendak bepergian dengan beberapa sahabatnya. Ketika hendak pergi, sang ibu berkata, “Tuhan menyertaimu, anakku,”. Tapi kemudian dijawab ketus, “Boleh saja, asalkan Dia (Tuhan) duduk di bagasi karena di dalam mobil sudah penuh”. Selang beberapa jam, kecelakaan terjadi di mana seluruh penumpangnya tewas. Adapun bagasi mobil dan sekotak telur di dalamnya justru masih utuh!

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya