NAYPYIDAW – Jelang pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) legislatif dan pemimpin tertinggi Myanmar yang berlangsung 8 November 2015, tokoh oposisi Myanmar yakni Aung San Suu Kyi sesumbar bahwa partai pimpinannya akan memenangkan mayoritas suara dalam pemilu.
Partai pimpinan Suu Kyi, Liga Nasional Demokrasi (NLD), dipastikan ikut serta dalam Pemilu Myanmar 2015 yang akan diselenggarakan pada 8 November 2015.
“Menurut saya, Partai NLD merupakan solusi yang terbaik bagi masyarakat Myanmar. Saya yakin Partai NLD akan memenangkan mayoritas suara. Orang-orang kami memiliki kesempatan nyata dalam membawa perubahan,” tegas Suu Kyi, sebagaimana diberitakan Reuters, Jumat (6/11/2015).
“Kami berharap seluruh dunia dapat mengerti betapa pentingnya bagi kami untuk mendapat pemilu yang bebas dan adil. Jika partai kami menang, kami juga akan membentuk pemerintahan yang bebas dan adil,” sambungnya.
Sebagaimana diberitakan, peraih Nobel Perdamaian yang menghabiskan 15 tahun menjadi tahanan rumah itu dilarang menjadi Presiden Myanmar melalui rancangan undang-undang (RUU) yang diajukan oleh pemerintahan Junta Militer yang masih berkuasa.
Dalam RUU tersebut diatur bahwa seseorang yang menjadi istri orang asing atau mempunyai anak berkewarganegaraan asing tak boleh menjadi Presiden Myanmar.
Kendati demikian, tokoh oposisi Myanmar yang sempat dikritik perihal krisis Rohingya itu memastikan bahwa partainya (NLD) akan tetap ikut Pemilu Myanmar 2015 dan mendukung penuh kader-kadernya.
(Jihad Dwidyasa )