Menurut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang membela tindakan AU-nya, jet tempur Su-24 Rusia telah melanggar kedaulatan wilayah udara Turki dan mengabaikan 10 kali peringatan yang telah disampaikan AU Turki.
Namun, berdasarkan analisa Kementerian Pertahanan Rusia, jet tempur Su-24 yang saat itu ditembak jatuh AU Turki dilaporkan masih berada di wilayah udara Suriah, bukan di perbatasan Turki. Pada saat jatuh pun, bangkai jet tempur Sukhoi itu pun berada di wilayah Suriah, bukan Turki.
“Kami bertindak dengan sabar supaya hubungan Rusia-Turki kembali ke hari-hari sebelum insiden itu,” imbuh Menlu Cavusoglu.
(Jihad Dwidyasa )