"Kami pun kerap menemukan para siswa yang positif menggunakan narkoba saat melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah. Apabila banyak orang dan anak muda minta direhabilitasi, itu artinya tugas BNN tidak berhasil. Karena banyak orang yang memakai," kata Benny.
Benny juga mengatakan sejak akhir 2014 sudah memiliki panti rehabilitasi yang terletak di Batubesar, Batam. Pada 2015 panti tersebut ditargetkan merehabilitasi 1.313 pecandu khususnya dari wilayah Sumatera.
Sementara itu, kata Benny, BNN mencatat ada 30 sampai 50 orang per hari di Indonesia meninggal dunia karena mengkonsumsi atau menyalahgunakan narkoba.
Para pecandu narkoba di seluruh Indonesia tidak hanya dari masyarakat biasa ataupun PNS, tapi juga profesor, TNI dan Polri serta anak-anak.
"Selain kehilangan para penerus bangsa, Indonesia juga mengalami kerugian negara yang mencapai Rp60 triliun per tahun akibat penyalahgunaan narkoba," kata dia.
(Khafid Mardiyansyah)