Ia mengemukakan, dulu sebelum memiliki alat metal detector, barang bawaan pengunjung yang kecil-kecil tidak terdeteksi.
"Alat ini hanya bisa mendeteksi benda-benda yang mengandung metal, sayangnya tidak bisa mendeteksi narkoba," ujarnya.
Pihaknya juga mengatakan, saat ini masih mengajukan alat x-ray ke Kementerian Hukum dan HAM.
"Alat x-ray sudah kita ajukan. Mudah-mudahan nantinya juga disetujui. Alat metal detector ini dari Jakarta," tuturnya.
Seperti diketahui, sebelumnya pasca-bentrokan di dalam Lapas Kerobokan, Polda Bali dan Polres Badung menemukan ratusan sajam dan senjata api. Bahkan, polisi juga menemukan narkoba.
(Erha Aprili Ramadhoni)