Cemburu Buta, Hitler Tikam Istri Siri

Erie Prasetyo, Jurnalis
Kamis 11 Februari 2016 11:49 WIB
Ilustrasi (foto: Shutterstock)
Share :

MEDAN - Hitler Hutajulu (43) tega menikam istri sirinya, Deswanti boru Rambe alias Desi (29) dengan menggunakan sebilah pisau. Penikaman itu didasari rasa cemburu lantaran Desi bekerja sebagai terapis di oukup (tempat sauna).

Beruntung, nyawa Desi selamat. Namun wajah dan leher Desi robek ditikam. Dia kini dirawat intensif di RSUD Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi. Sementara Hitler mendekam di penjara Polres Tebingtinggi.

Informasi yang diterima pada Kamis (11/2/2016), peristiwa berdarah itu terjadi, saat Desi baru pulang ke rumahnya di Jalan Kelapa Sawit, Lingkungan 9, Kelurahan Pelita Bajenis, Tebingtinggi, Sumatera Utara.

Karena pulang kerja hingga larut malam, Hitler menaruh curiga kemudian menanyakan apa perkerjaan istri sirinya itu. Desi awalnya mengaku bekerja sebagai pembantu rumah tangga di kediaman seorang dokter.

Namun, Hitler yang tidak percaya lantas mendesak Desi agar jujur. Desi akhirnya berterus terang kalau ia bekerja di salah satu oukup di Jalan Deblot Sundoro, simpang Rambung, Tebinggtinggi.

Begitu mendengar wanita yang dinikahinya secara siri itu bekerja di oukup, mendadak Hitler beranggapan jika Desi setiap hari harus melayani pria hidung belang. Keributan pun terjadi. Desi dan Hitler perang mulut.

Hitler yang terpancing emosi beranjak ke dapur. Sambil membawa sebilah pisau, Hitler mendekati Desi, lalu tanpa basa-basi dia menghujamkan pisau itu ke wajah Desi. Akibatnya, wajah Desi robek hingga ke bagian leher belakang.

Seketika Desi roboh ke lantai, darah bercucuran dari luka robek di wajah dan lehernya. Sementara Hitler yang panik langsung kabur ke rumah temannya. Tak lama setelah kejadian berdarah itu, Hitler memilih menyerahkan diri ke Polres Tebingtinggi.

Sedangkan Desi yang berlumuran darah dilarikan keluarga Hitler ke RSUD Kumpulan Pane. Di sana, Desi langsung dibawa ke ruang IGD untuk mendapat perawatan medis.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi, Iptu MT Sagala mengatakan pihak kepolisian masih memeriksa Hitler. “Pelakunya sudah kita amankan, sedangkan korban masih dirawat di rumah sakit,” kata MT Sagala.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya