Begitu mendengar wanita yang dinikahinya secara siri itu bekerja di oukup, mendadak Hitler beranggapan jika Desi setiap hari harus melayani pria hidung belang. Keributan pun terjadi. Desi dan Hitler perang mulut.
Hitler yang terpancing emosi beranjak ke dapur. Sambil membawa sebilah pisau, Hitler mendekati Desi, lalu tanpa basa-basi dia menghujamkan pisau itu ke wajah Desi. Akibatnya, wajah Desi robek hingga ke bagian leher belakang.
Seketika Desi roboh ke lantai, darah bercucuran dari luka robek di wajah dan lehernya. Sementara Hitler yang panik langsung kabur ke rumah temannya. Tak lama setelah kejadian berdarah itu, Hitler memilih menyerahkan diri ke Polres Tebingtinggi.
Sedangkan Desi yang berlumuran darah dilarikan keluarga Hitler ke RSUD Kumpulan Pane. Di sana, Desi langsung dibawa ke ruang IGD untuk mendapat perawatan medis.
Terpisah, Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi, Iptu MT Sagala mengatakan pihak kepolisian masih memeriksa Hitler. “Pelakunya sudah kita amankan, sedangkan korban masih dirawat di rumah sakit,” kata MT Sagala.
(Risna Nur Rahayu)