Dia meminta kepada Ahok untuk memikirkan dengan baik soal Metromini sebelum mengeluarkan pernyataan yang kontroversial. "Kalau ngomong mikir dulu jangan asal jeplak aja. Ini Gubernur omongannya sama kaya orang terminal. Ngeri kalau begini," ujarnya.
Tigor menganggap, pernyataan Ahok soal Metromini justru menunjukan kemarahannya kepada Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Andri Yansyah yang tak becus menata transportasi di Ibu Kota.
"Sebenarnya dia (Ahok) menunjukkan kemarahannya kepada Kadishub. Sebab, dibohongi sama Kadishub yang ternyata enggak bikin apa-apa buat transportasi Jakarta," tegasnya.
Sejauh ini, lanjut Tigor permasalahan angkutan umum di Jakarta bukan hanya Metromini saja. Dia pun menyesalkan anggapan Metromini sebagai biang kemacetan dan masalah tranportasi di DKI.
"Bukan hanya Metromini yang berantakan, Kowanbisata dan bus-bus kota lainnya juga berantakan. APTB dan angkutan online juga enggak jelas. Kadishubnya gak kerja dan membuat Ahok gagal menata angkutan umum Jakarta. Jangan hanya menyalakan Metromini doang," pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )