Ia mengaku kesal dengan lambannya pemdam datang ke lokasi. Menurutnya, jika pemadam cepat datang rumah tidak akan sebanyak ini terbakar. "Lama kali datang pemadamnya, sehingga sudah habis seperti ini," katanya.
Penghuni rumah Nomor 116, Anita (31) mengaku, panik sewaktu api melumat rumah di kompleksnya. Saat terkurung di dalam rumah, kepanikan Anita semakin menjadi-jadi karena tidak melihat kunci pintunya.
Anita mencoba menobrak pintu dan jendela sebelum menemukan kunci pintu yang lupa ditaruhnya di mana. "Tahunya api sudah masuk ke dalam rumah, tadi saya panik lihat asapnya. Ditambah kunci tak ada," kata Anita pekerja SPA di sebuah hotel.
Ia menuturkan, sewaktu kejadian sendirian di rumah, sementara teman-temannya sedang bekerja. Ia tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya karena sudah takut melihat membakar atap messnya.
"Saya cuma bawa baju yang dipakai sama handuk saja keluar dari rumah. Barang-barang tak terselamatkan," ujarnya.