Satu tenaga kerja, kata dia, bisa memiliki dua atau tiga sertifikasi skill, misal memasak dia punya sertifikat cook, housekeeper penjaga kebersihan atau menata rumah, security, dan lainnya.
Elia mengaku ada isu TKI yang sudah terlanjur ke luar negeri takut untuk pulang. Sebab, dia khawatir tidak bisa balik lagi ke negara tujuan karena tidak memiliki sertifikat.
"Kita tidak menghalangi, kita memfasilitasi agar seseorang yang bekerja ke luar negeri memiliki skilk, bisa bersaing dengan tenaga kerja lain dari luar negara lain," jelasnya.
Bagi TKI yang sudah berada diluar negeri, kata Elia, tidak harus pulang ke tanah air untuk mendapat sertifikasi. Dia bisa tetap berada diluar negeri untuk bekerja sesuai keahliannya.
"Kalau sudah kerasan di luar negeri, nyaman dengan kondisi yang ada, majikan nya juga baik, gajinya lancar, ya silahkan saja. Kita tidak bisa menyuruh pulang hanya untuk memiliki sertifikasi," katanya.
(Angkasa Yudhistira)