Yang membedakan, ujar Darwito, hanya soal tempat dan keyamanan. "Hanya perbedaan tempat dan kenyamanan. Di Merpati pakai kipas angin, di Garuda pakai AC," terang Darwito.
Namun, Direksi Rumah Sakit Kariadi menjanjikan bakal mengubah Poli Merpati menjadi senyaman paviliun privat.
"Kita berusaha untuk menyamai (dengan Poli Garuda dan Elang). Besok akan kita benahi. Ruang tunggunya akan kita kasih AC. Sementara ini kita pakai tujuh kipas angin pakai air. Mungkin seminggu ini kita berbenah," jelas Darwito.
Seperti diketahui, per 1 April layanan rawat jalan bagi pasien peserta BPJS Kesehatan di Paviliun Garuda dan Elang RS Kariadi ditutup. Keputusan itu diambil setelah keluar SK Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Semarang No.082/VI.01/01.06 tanggal 26 Februari 2016.
Paviliun Garuda RS Kariadi melayani semua jenis sakit pasien, sedangkan Paviliun Elang hanya melayani pasien jantung. Direksi RS Kariadi menyulap dua paviliun itu khusus melayani pasien Kelas Privat.
(Angkasa Yudhistira)