JAKARTA - Dua petugas pajak KPP Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), yaitu Parada Toga Fransriano Siahaan dan Soza Nolo Lase dibunuh saat menjalankan tugas menagih wajib pajak yang menunggak, Agusman Lahagu Als Ama Tety atau AL (45), Selasa 12 April 2015.
(Baca juga: Usai Bunuh Petugas Pajak, AL Serahkan Diri)
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menuturkan Polda Sumatera Utara telah mengamankan sebanyak 10 orang dalam peristiwa itu, dimana satu diantaranya yakni si wajib pajak menyerahkan diri ke kepolisian.
"Untuk diduga pelaku sudah diamankan Polda Sumut ada 10 termasuk wajib pajaknya yang menyerahkan diri," ujar Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/4/2016).
Kepolisian dalam hal ini Polda Sumut terus melakukan proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi lainnya. Hal ini guna mencari apakah pelaku berjumlah satu orang atau lebih dari seorang.
"Masih pengembangan apakah pelaku cuma satu atau lebih dari satu, tentu hasil riksa Polda Sumut yang akan menentukan ini. Karena tadi sudah saya beri arahan silakan dikembangkan pelaku lain yang terlibat kasus ini," tegas Badrodin.
Badrodin sangat berharap tak ada lagi kekerasan yang sama seperti peristiwa ini. Ia menegaskan kepolisian akan memproses kasus ini hingga ke pengadilan.
"Ini sedang proses pemeriksaan siapa-siapa saja yang terlibat kasus ini akan kita proses secara hukum sampai ke tingkat pengadilan," pungkas Badrodin.
(Fahmi Firdaus )