Pelepasan Jenazah Petugas Pajak Diiringi Lagu 'Gugur Bunga'

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis
Kamis 14 April 2016 17:05 WIB
Parada Toga Fransiano (Foto: Wahyudi Aulia Siregar)
Share :

MEDAN - Rumah duka‎ Parada Toga Fransiano Siahaan, di Jalan Air Bersih, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan terus dipadati pelayat. Mereka datang ingin memberikan dukungan moril atas meninggalnya petugas pajak Kantor Pajak Pratama (KPP) Sibolga itu akibat dibunuh seorang wajib pajak berinisial AL di Gunungsitoli, Kepulauan Nias.

Di antara sejumlah pelayat, terlihat Plt Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Sumut II Yunirwansyah, Kasdam Brigjen TNI Widagdo Hendro Sukoco, Dandim 0102/BS Kolonel Inf Maulana Ridwan, Wadir Krimsus Polda Sumut AKBP Maruli Siahaan, dan lainnya‎.

Suasana penuh haru pecah saat upacara sakramen pemberangkatan jenazah dilakukan pihak keluarga bersama jemaat gereja.

Jenazah pahlawan pajak itu kemudian diserahkan kepada pihak Dirjen Pajak dan TNI dengan diiringi lagu gugur bunga yang tanpa Komando dikuti para pelayat. Parada rencananya akan diberangkatkan ke peristirahatan terakhirnya di TPU Jalan Turi, Kecamatan Medan Amplas dengan upacara militer.

(Baca juga: Polisi Tangkap 10 Pembunuh Petugas Pajak)

"Tidak ada negara ‎yang bisa hidup tanpa pajak. Sehingga apa yang dilakukan adik kita ini merupakan sesuatu yang heroik dan akan kami insan pajak, ingat selamanya," ujar Dirjen Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi.

Parada Toga Fransriano Siahaan yang merupakan Juru Sita Pajak Negara (JSPN) dan seorang anggota Satuan Pengamanan (Satpam) dari Kantor Pajak Pratama (KPP) Sibolga bernama Soza Nolo Lase, tewas setelah ditikam serta dipukul dengan batu oleh tersangka AL. Pengusaha getah karet itu diduga kalap setelah tunggakan pajaknya yang mencapai Rp14 miliar ditagih petugas pajak.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya