Muncul Semburan Gas Beracun, Pemkab Bojonegoro Keluarkan Peringatan Bahaya

Antara, Jurnalis
Jum'at 15 April 2016 20:02 WIB
Ilustrasi (Okezone)
Share :

BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, mengeluarkan peringatan awas gas beracun dan tanah ambles, menyikapi munculnya semburan lumpur bercampur air di Desa Jari, Gondang.

"Saya menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas ESDM segera mengeluarkan peringatan awas gas beracun dan tanah ambles di lokasi semburan lumpur Jari," kata Bupati Bojonegoro Suyoto, Jumat (15/4/2016).

Suyoto menyampaikan, hal itu menanggapi hasil laporan penelitian Tim Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Kementerian ESDM Bandung dan Yogyakarta selama dua hari di lokasi semburan lumpur Desa Jari.

Ia juga menginstruksikan BPBD dan Dinas ESDM segera memasang papan peringatan di sekitar lokasi semburan lumpur. Selain itu, juga menyosialisasikan kepada masyarakat terkait dengan adanya gas beracun di lokasi tersebut.

"Segera sosialisasikan kepada masyarakat soal gas beracun di semburan lumpur Jari agar masyarakat semua tahu," ucapnya.

Di lokasi, dia meminta segera dipasang papan peringatan yang berisi larangan bahwa warga jangan terlalu lama di lokasi semburan, termasuk mendekat, karena ada ancaman tanah ambles di sekitarnya.

"Papan peringatannya tulis saja awas gas beracun, jangan ditulis awas gas CO2 sebab masyarakat bisa tidak tahu maksudnya," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya