Warga Grobogan Dikagetkan Semburan Gas saat Gali Sumur

Agregasi Sindonews.com, · Sabtu 12 September 2020 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 12 512 2276781 warga-grobogan-dikagetkan-semburan-gas-saat-gali-sumur-qWtc6tPGCN.png Semburan gas keluar saat warga gali sumur di Grobogan (Foto : iNews)

GROBOGAN - Warga Desa Mrisi, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dikagetkan dengan munculnya semburan gas hingga setinggi lima meter saat melakukan pengeboran tanah untuk membuat sumur.

Dilansir dari Sindonews.com, saat melakukan pengeboran tanah di kebun milik Feriwanto, warga dikagetkan dengan suara bergemuruh dari dalam tanah. Lalu muncul semburan gas setinggi lima meter, pada Jumat 11 September 2020, hingga hari ini, Sabtu (12/9/2020) tekanan gas semakin membesar.

Untuk memastikan adanya gas, warga berusaha menyalakan api di atas pipa yang ditancapkan di lubang pengeboran. Api terlihat menyala di ujung pipa yang menancap di tanah. Kobarannya semakin besar saat tertiup angin.

Polisi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi semburan gas, untuk mengantisipasi bahaya yang bisa setiap saat muncul dan berpotensi mencelakai warga. "Pengerjaan pengeboran sudah berlangsung selama lima hari," ujar Feriwanto.

Dia juga mengatakan, saat proses pengeboran sempat menyemburkan air setinggi satu meter. Namun beberapa jam kemudian air surut dan berganti dengan semburan gas yang cukup besar.

"Awalnya saya rasakan ada uap yang sangat panas dari dalam sumur. Mengetahui hal itu, akhirnya aktivitas pengeboran dihentikan lalu saya melaporkan ke pemerintah desa," ungkapnya.

Baca Juga : Polisi Selidiki Motif Tawuran di Laut

Tim Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah diturunkan ke lokasi untuk memeriksa semburan gas tersebut. Pemilik lahan juga diminta untuk mengawasi semburan tersebut selama sepekan ke depan, jika kondisinya stabil bahkan semakin besar, maka semburan gas bisa dimanfaatkan pemilik lahan dan warga sekitar untuk bahan bakar rumah tangga.

Kejadian semburan gas dengan tekanan sangat besar tersebut, baru pertama kali ini terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Warga sempat panik jika semburan gas tersebut memunculkan racun dan membahayakan warga sekitar.

Setelah mengetahui gas tersebut tidak mengandung racun berbahaya, kini warga berharap agar semburan gas bisa stabil dan bisa dikelola warga dan desa untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Tetapi apabila membahayakan, maka pemilik sumur bersedia menutup sumur tersebut.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini