Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Tabligh Akbar Berjumlah Dua Orang

Prabowo, Jurnalis
Minggu 17 April 2016 18:36 WIB
Ilustrasi (Dok. Okezone)
Share :

YOGYAKARTA - Pelaku insiden pelemparan bom molotov usai acara tabligh akbar yang dipusatkan di lapangan Sinduadi, Mlati, Sleman menurut beberapa saksi berjumlah dua orang. Diketahui, akibat kejadian itu, seorang simpatisan laskar meninggal akibat luka serius di bagian leher.

Korban diketahui bernama Didin Bolawen warga Mlati, Sleman . Sementara temannya yang selamat, Taufan mengalami luka di tubuhnya. Mereka dilempar bom molotov saat berada di Jalan Kebonagung, Mlati, Sleman.

(Baca Juga: Tabligh Akbar Dilempar Bom Molotov, Satu Simpatisan PPP Tewas)

"Kami sangat berduka atas insiden ini," kata Ketua DPW PPP DIY Sukri Fadholi, Minggu (17/4/2016).

Sukri meminta petugas kepolisian untuk mengusut tuntas dengan menangkap pelakunya. Sebab, pelaku yang diprediksi berjumlah dua orang sudah kabur meninggalkan lokasi kejadian.

"Polisi harus bisa menangkap siapa pelakunya, harus dihukum sesuai perbuatan yang dilakukannya," jelasnya.

Pihaknya juga meminta kepada laskar dan seluruh simpatisan untuk tidak melakukan tindakan balasan. Sebab, kasus ini harus diselesaikan pihak kepolisian.

Sebagaimana diketahui, ribuan simpatisan mengelar tablik akbar untuk menolak penetapan pemerintah yang mencabut SK kepengurusan Muktamar Jakarta. Sebagian besar pengurus DPP PPP Kubu Djan Faridz hadir dalam kesempatan itu. Setelah selesai melakukam orasi, acara selesai, dan simpatisan kembali ke rumah.

Namun, ada insiden pelemparan terhadap kedua korban yang dilakukan oleh orang tak dikenal. Pihak kepolisian sendiri berusaha mencari siapa yang melempar kedua simpatisan tersebut.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya