Namun mantan anggota Komisi II DPR tersebut menekankan, partainya dalam mengusung calon tidak sekedar main-main, pasti ada perhitungan yang matang. Apalagi partai yang dikomandoi oleh Megawati Soekarnoputri lebih mementingkan kader internal, ketimbang kader lain yang meminta dukungan.
"Sehingga biasanya akan ada orang-orang yang akan mendaftar atau kalau orang nanti dicalonkan, minta untuk maju. Seperti waktu saya di Jateng dulu, saya kan enggak daftar tapi diminta suruh daftar. Pada saat itu, maka biasanya masuk list," pungkasnya.
(Muhammad Saifullah )