CAPE TOWN – Ada seekor banteng bernama Horizon yang dibanderol dengan harga USD12,2 juta atau sekira Rp 161 milliar. Hal itu membuatnya dinobatkan sebagai banteng termahal di dunia.
Dilaporkan, terdapat sebab mengapa banteng ini menjadi banteng termahal di dunia. Karena tanduknya yang panjang serta bentuk fisiknya memperlihatkan Horizon memiliki kualitas terbaik untuk pembiakan.
Karena banteng adalah salah satu primadona untuk pemburu di Afrika, maka banyak pengusaha yang mengembangbiakkan Banteng Afrika untuk nantinya bisa dijual kepada pemburu. Di Afrika setiap hewan yang ditembak pemburu berizin memiliki harga masing yang harus dibayarkan sang pemburu kepada pihak pengelola safari.
Horizon sendiri dilaporkan memiliki lebar tanduk sepanjang 56 inci, ukuran tanduk ini dilaporkan lebih panjang 20 inci dibanding tanduk Banteng Afrika lainnya.
Sebagaimana dilansir dari New York Post, Senin (25/4/2016) jika Horizon berhasil menghamili sapi atau banteng betina biasa, maka harga seekor sapi hamil tersebut dapat mencapai USD170 ribu atau Rp 2 miliar.
Dilaporkan saat ini Horizon dimiliki oleh empat orang pengusaha asal Afrika Selatan yang di mana masing-masing pemilik diasumsikan memegang saham 25 persen terhadap hewan tersebut.
Salah satu ‘pemegang saham’ Horizon bernama Piet du Toit mengatakan banteng ini memiliki gen yang bagus sehingga keturunannya juga akan memiliki kualitas bagus.
“Sangat jarang seekor banteng memiliki gen yang bagus ikut dimiliki generasi selanjutnya. Namun, Horizon berbeda, keturunannya yang sudah lahir memiliki gen yang bagus sehingga kami jamin keturunannya selanjutnya pasti akan bagus juga,” papar Piet du Toit.
Demi menjaga kualitas dari Horizon, keempat pemiliknya membuat kesepakatan. Di mana setiap pemilik hanya boleh mengawinkan Horizon dengan 10 sapi saja setiap tahunnya.
(Emirald Julio)