PATHANKOT – Mencoba berfoto ria dengan senjata api (senpi), Ramandeep Singh (15) tertembak tepat di kepalanya. Remaja asal Shiv Nagar, India tersebut awalnya hanya ingin mengajak adik perempuannya berpose dengan pistol revolver mili ayahnya.
Maksud hati hanya ingin bergaya, jarinya tak sengaja menarik pelatuk senpi tersebut. Segera setelah mendengar suara tembakan, Singh dilarikan keluarganya ke rumah sakit Ludhiana. Kondisinya sangat kritis saat itu, namun dikabarkan nyawanya berhasil diselamatkan.
“Pistol revolver berlisensi itu milik ayahnya yang bekerja sebagai dealer properti. Saat kejadian dia tidak sedang berada di rumah,” terang seorang polisi Pathankot, seperti diwartakan Metro, Minggu (1/5/2016).
Siswa Guru Harkishen itu bukanlah satu-satunya korban swafoto (selfie) membawa petaka. Pada Kamis 21 April 2016, lima mahasiswa Malaysia jatuh ke jurang dengan kedalaman 24 meter di Kota Kuala Besut akibat insiden serupa.
(Baca juga: Selfie di Jurang 24 Meter, Lima Mahasiswa Jatuh)