Keluarga Sebut Pelaku Penyayatan Alami Gangguan Kejiwaan

Zen Arivin, Jurnalis
Rabu 04 Mei 2016 05:05 WIB
(Foto: Prabowo/Okezone)
Share :

MOJOKERTO – Keluarga Satukah (41), istri Bobby Adhie Nugroho (40), mengungkap fakta lain perihal kondisi pelaku penyiletan misterius di Yogyakarta yang kini sudah diamankan anggota Polda DIY itu. Diduga, Bobby memang memiliki gangguan kejiwaan.

Kakak ipar Bobby, Salukah (63) mengatakan, kecurigaan keluarga itu muncul berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak keluarga ke rumah sakit swasta di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, pihak keluarga sempat membawa Bobby ke rumah sakit beberapa waktu lalu.

"Hasilnya memang ia agak stres. Orangnya diam, tapi kalau diajak bicara tidak mau melihat kepada lawan bicaranya. Selain itu, kalau ngomong kalem banget," ujarnya kepada wartawan, Selasa 3 Mei 2016.

Hal senada juga disampaikan Joko Upoyo, yang juga kakak ipar Bobby. Joko mengaku sudah lama curiga jika terdapat kelainan pada diri adik iparnya itu. Menurutnya, Bobby kerap berperilaku aneh.

"Kalau diajak bicara susah, bahkan sering kali langsung masuk kamar. Selain itu, ia kalau buang air kecil selalu di samping rumah. Padahal ada kamar mandi di rumah itu. Kalau keluar kamar tidak lewat pintu, tapi melalui jendela," katanya.

(Baca Juga : Di Mata Keluarga, Pelaku Penyayatan Sosok Pendiam)

Kelakuan aneh lainnya yakni, Bobby sering mencuci sepeda motornya di ruang tamu. Kegiatan itu selalu dilakukan setelah ia menggunakan sepeda motor. Jika ditegur, Bobby selalu diam dan langsung membereskan peralatannya dan masuk ke kamar.

"Terus terang, kami tidak menyangka jika memang ia benar pelaku penyiletan yang ditangkap polisi. Namun, jika itu benar, kami memakluminya karena kondisinya memang seperti itu," paparnya.

Joko berharap, jika adik iparnya dinyatakan bersalah, pihak keluarga pasrah dan menyerahkan semua kepada pihak kepolisian. Namun, pihak keluarga meminta keringanan hukuman karena melihat kondisi Bobby.

"Mudah-mudahan bukan dia (Bobby). Tapi kalau memang dia, semoga masalah ini cepat selesai dan dia bisa berkumpul kembali dengan keluarga. Saya juga berharap korban dan polisi bisa memberikan hukuman yang ringan kepada Bobby," tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya