BENGKULU - Anwar Hamid, juru bicara keluarga Bupati Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, Dirwan Mahmud, meyakini, jika penemuan barang diduga narkoba yang ditemukan BNNP Bengkulu, di ruang kerja bupati tersebut bukan milik Dirwan.
Hal tersebut, kata sepupu Dirwan ini, sejak dirinya kenal Dirwan tidak merokok, tidak mengopi dan tidak minum teh terlebih lagi minuman beralkohol.
Anwar bercerita, saat penggeledahan di ruang kerja bupati, Dirwan sedang menghadiri acara maulid Nabi Muhammad. Lantaran ada BNNP ingin menggeledah ruangan dirinya langsung pulang ke kantornya.
"Karena merasa tidak ada apa-apa, makanya dia mempersilahkan penggeledahan ruangan kerjanya oleh BNNP. Ini diduga jebakan!," kata Anwar, saat ditemui awak media, Kamis (12/5/2016).