Pengamat Sebut Pidato Jokowi Beri Sinyal ke Airlangga

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Minggu 15 Mei 2016 00:13 WIB
Airlangga Hartarto
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/5/2016). Dalam sambutannya, Jokowi menceritakan bahwa dia sering mendapat pertanyaan kepada siapa dukungannya akan diberikan dalam Munaslub.

Pengamat politik Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) Dimas Oky Nugroho menilai, pidato politik Presiden sangat baik dan cerdas. Jokowi menggunakan 'bahasa tinggi' yang sebenarnya secara implisit. Namun jelas menyatakan tidak ingin diklaim atau ditarik-tarik dalam konflik politik internal Golkar.

Menurutnya, dengan kehadiran di acara Munaslub Golkar, Jokowi menunjukkan perhatiannya pada perkembangan partai beringin tersebut.

"Dalam pidatonya jelas Jokowi ingin menegaskan bahwa dirinya tidak mendukung pilihan Luhut dan pilihan JK tapi mungkin punya pandangan sendiri. Apalagi secara jelas Presiden selanjutnya bicara tentang ketidaksukaannya kegaduhan politik, intrik dan wacana," kata Dimas.

Selain itu, Jokowi juga menjelaskan program-program pembangunan infrastruktur dan kompetisi global. Dia menginginkan sosok ketua Partai Golkar yang memahami tentang isu-isu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya