DENPASAR - Brigadir Kepala Anak Agung Putu Sudiarta tewas akibat ditusuk oleh Amokrane Sabet saat melaksanakan tugas. Ia meninggalkan tiga orang anak yakni AA. Raka Cempaka, AA. Made Deva Arigangga dan AA. Ketut Trisnadewi.
Anak pertama Bripka Sudiarta, AA Raka Cempaka merupakan siswa kelas 3 SMK dan setelah lulus belum mengetahui apakah akan masuk sekolah kepolisian seperti ayahnya atau kuliah dengan jurusan lain.
Kapolda Bali Irjen Sugeng Priyanto memaparkan, untuk tiga anak Bripka Sudiarta, pihaknya berjanji akan menanggung segala keperluan yang dibutuhkan jika anak dari Bripka Sudiarta akan melanjutkan ke sekolah kepolisian.
"Ya, harapannya kita tampung, tetapi yang bersangkutan tetap harus mengikuti prosedur yang berlaku dalam sistem seleksi yang ada di Polri," jelas Kapolda Bali kepada wartawan di lokasi kremasi Bripka AA. Putu Sudiarta di Badung, Bali, Senin (23/5/2016).
Sementara itu, istri almarhum Bripka Sudiarta, Ni Made Ayu Larasati memaparkan bahwa pihak kepolisian mengatakan akan menanggung ketiga anaknya terutama anak pertama yang akan melanjutkan ke pendidikan tinggi.
"Ya, katanya sih ditanggung, cuma belum tahu gimananya," ujar Larasati.