DENPASAR – Warga Adat Canggu menggelar upacara Pemari Suda di lokasi tewasnya Amokrane Sabet di Jalan Pantai Berawa, Kuta Utara, Badung, Bali. Hal itu dilakukan untuk membersihkan tanah Canggu yang telah mengalami cuntaka atau kotor.
Bendesa Desa Adat Canggu I Nyoman Sujapa menjelaskan, upacara tersebut bertujuan untuk menyucikan kembali tanah Canggu, agar masyarakat sekitar mendapatkan ketenangan dan terbebas dari rasa mencekam lantaran menyaksikan prosesi penembakan oleh pihak kepolisian.
"Kita melakukan upacara Pemari Suda atas dasar upacara Caru Panca Sata, tujuannya adalah untuk membersihkan dan menyucikan kembali kawasan itu, agar didapatkan ketenangan kehidupan masyarakat," terang Sujapa di Jalan Pantai Berawa, Kuta Utara, Kamis (5/5/2016).
Menurut adat Bali, darah yang tumpah akibat dari kemarahan atau meninggal secara tidak wajar seperti pembunuhan yang disengaja akan mempunyai dampak yang tidak baik terhadap kehidupan dan keseimbangan antara masyarakat dan alam.