TEL AVIV – Hampir 34 tahun jadi salah satu benda yang di-display Rusia di Museum Tank Kubinka, satu unit Tank Magach yang sempat direbut Suriah pada 1982 lalu akhirnya dikembalikan Presiden Rusia, Vladimir Putin ke Israel.
Tank Magach yang aslinya merupakan Tank M48 Patton buatan Amerika Serikat (AS) tersebut, sempat direbut Suriah saat pecah Pertempuran Sultan Yacoub yang merupakan bagian dari Perang Lebanon tiga dekade silam.
Tank itu kemudian dikirim ke “sekutu” Suriah, Rusia untuk kemudian dipajang di Museum Kubinka dan bulan lalu, Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu saat bersua Putin, meminta tank tersebut dikembalikan.
Tank tersebut dianggap sebuah simbol peringatan hilangnya tiga personel militer Israel kala itu, Zechariah Baumel, Zvi Feldman dan Yehudah Katz.
“Pada akhir pekan ini, Israel mendapat pemberitahuan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin mengabulkan permintaan PM Benjamin Netanyahu untuk mengembalikan tank yang dikirimkan Suriah ke Rusia dan kemudian dipajang di museum tank,” tulis pernyataan pers pemerintah Israel, dikutip Sputnik, Senin (30/5/2016).
Pemberitahuan ini juga sudah diketahui PM Netanyahu yang sekaligus melayangkan ungkapan terima kasihnya, atas pengembalian tank itu.
“Saya berterima kasih pada Presiden Rusia, Vladimir Putin yang mengabulkan permintaan saya, untuk mengembalikan tank Israel yang direbut pada Pertempuran Sultan Yacoub,” timpal PM Netanyahu.
“Kepada para keluarga personel kami yang hilang, selama ini tak ada yang bisa dikenang tentang mereka dan tidak ada makam untuk diziarahi selama 34 tahun. Tank ini satu-satunya bukti dari pertempuran itu dan sekarang akan dikembalikan ke Israel, berkat respons Presiden Putin atas permintaan saya,” tuntasnya.