JAKARTA – Untuk mencegah terjadinya konflik antar umat beragama, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI meluncurkan buku berjudul “Permata dari Surga: Potret Kehidupan Beragama di Indonesia”.
Mengomentari buku tersebut, rektor UIN, Prof. Dr. Dede Rosyada mengungkapkan, selama ini telah banyak artikel dan buku yang membahas metode serta pemikiran yang bertujuan untuk meredam konflik antar agama di Indonesia.
Akan tetapi, dari sejumlah tulisan tersebut tidak banyak akademisi yang menulis secara mendalam mengenai praktik dan interaksi umat bergama dalam menjaga toleransi di Indonesia.
“Buku ini tidak hanya memberikan pemahaman toleransi, tapi lebih dari itu, karya ini berupaya menyajikan kepada masyarakat Indonesia sejarah interaksi berbagai umat di Indonesia,” ujar Dede saat memberikan sambutan pada acara peluncuran buku, Rabu (1/6/2016).
Terkait hal itu, Dede mengungkapkan bahwa buku ini menjadi sangat penting karena ia membahas interaksi aktual masyarakat antar agama, baik Islam, Kristen, Protestan, Konghucu, Buddha, dan Hindu di Indonesia.
Dalam kajiannya, buku tersebut juga membahas secara spesifik interaksi antar umat beragama di lima kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Jawa Tengah (Semarang), Bali, Bangka Belitung, dan Kalimantan Barat (Pontianak).
“Buku ini menunjukkan kepada kita semua bahwa bangunan rumah ibadah di Indonesia, seperti Sinagog, Kelenteng, dan Masjid adalah bentuk dan contoh asli telah terjadi interaksi antar umat beragama,” sambungnya.
Para peneliti menemukan, bangunan Kelenteng memiliki kemiripan dengan Sinagog dan begitu pula sebaliknya. Selain itu, ditemukan juga bangunan Masjid yang diarsiteki penganut agama lain, seperti yang terjadi pada Masjid Istiqlal.
Bahkan, berdasarkan data sejarah, umat Buddha dan Muslim pada masa lalu di Jawa Tengah saling membantu satu dengan lainnya. Ketika umat Islam sedang menjalani ibadah puasa, umat Buddha setempat ikut menyiapkan makanan berbuka bagi umat Islam.
Buku tersebut diterbitkan oleh Kemenlu bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Peluncuran buku itu dibuka langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, A. M. Fachir.
Permata dari Surga ditulis oleh sejumlah pakar dari UIN Jakarta, yaitu: Prof. Dr. H. Abuddin Nata, Prof. Dr. M. Ikhsan Tanggok, Prof. Dr. Madjid, dan Dr. Rumadi.
(Ahmad Taufik )