Terlebih lagi, lanjut Dadang, ada Badan Intelijen Negara (BIN) yang mendeteksi gerakan yang merongrong kewibawaan dan ideologi negara.
Ia pun berharap BIN dan aparat keamanan sigap agar Indonesia tak jadi keledai karena jatuh ke lubang yang sama. "Kalau terperosok di lubang yang sama kan keledai. Kalau kita tertipu lagi sama keledai. Indonesia punya pengalamanan panjang dengan PKI, kalau ada yang menjual itu tidak lagi berguna," kata dia.
"Itu hanya berlaku pada orang yang minim sejarah dan tidak cerdas dan tidak dapat melihat tren sekarang. Kalau punya intelektual, cerdas, sejarah yang dalam, saya rasa aneh terpedaya dengan PKI," pungkasnya.
(Salman Mardira)