Kedubes Singapura Benarkan Teman Ahok Berniat Lakukan Aktivitas Politik

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Minggu 05 Juni 2016 14:32 WIB
Relawan Teman Ahok (Foto: Dok. Teman Ahok)
Share :

JAKARTA – Relawan untuk Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sempat mengancam akan mendatangi Kedutaan Besar (Kedubes) Singapura di Jakarta, Indonesia. Pasalnya, kedua pendiri Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas dan Richard Saerang ditahan oleh pihak imigrasi Negeri Singa di Bandara Changi pada Sabtu 4 Juni 2016 dan proses pembebasan mereka dipersulit.

(Baca juga: Pembebasan Dipersulit, Teman Ahok Ancam Datangi Kedubes Singapura)

Keduanya mengaku datang ke Singapura untuk menghadiri acara Food Festival. Namun, keduanya ditolak untuk memasuki Singapura karena dianggap akan melakukan aktivitas politik di sana. Pihak Kedutaan Besar Singapura di Jakarta pun mengakui kalau keduanya memang akan melakukan aktivitas politik.

“Dua anggota Teman Ahok tidak ditahan selama mereka berada di Singapura. Mereka tiba pada Sabtu 4 Juni 2016 dan diwawancara oleh petugas imigrasi. Mereka memberi tahu pihak imigrasi bahwa mereka akan melakukan aktivitas politik termasuk penggalangan dana. Karena itulah, mereka ditolak masuk Singapura dan dikembalikan ke Indonesia,” bunyi pernyataan Kedubes Singapura, seperti dimuat Channel News Asia, Minggu (5/6/2016).

“Mereka sadar bahwa mereka tidak diperkenankan melakukan aktivitas politik di Singapura. Tetapi, mereka tetap memutuskan untuk pergi ke Singapura,” sambung pernyataan tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya