MEDAN - Prajurit Kodam I Bukit Barisan menyita 8 ton daging sapi ilegal dari salah satu rumah dinas di Kompleks Asrama TNI Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara. Bisnis daging itu diduga melibatkan istri TNI.
Asisten Logistik Kodam I/BB, Kolonel (Arm) Anggoro Setiawan mengatakan, daging sapi tersebut diketahui berasal dari India dan masuk ke Indonesia melalui jalur laut di Tanjung Balai Karimun.
Penyitaan dilakukan setelah pihaknya menyelidiki selama 10 hari terakhir, terkait adanya informasi keberadaan daging sapi ilegal tersebut. Setelah diselidiki, hari ini petugas akhirnya menggerebek dan berhasil menangkap dua pria saat membawa daging ilegal itu dengan menggunakan becak bermotor.
"Kita tangkap kurirnya tak jauh dari rumah tempat penyimpanannya. Kita lalu kembangkan ke rumah yang memang sudah kita curigai dan kita temukan sebanyak 8 ton daging," ujar Anggoro, Senin (13/6/2016).
Dia memaparkan, daging ilegal itu sudah dikemas dalam 400 bungkus plastik dengan berat masing-masing 20 kilogram.