JAKARTA - Bupati Simalungun Jopinus Ramli (JR) Saragih bertemu dengan Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan membahas pengembangan kawasan wisata Danau Toba.
Rapat yang digelar di kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat itu, juga membahas rencana aksi terpadu penyelesaian masalah Keramba Jaring Apung (KJA) dan limbah domestik di sekitar Danau Toba. Hal itu sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menjadikan Danau Toba sebagai Monaco of Asia.
JR Saragih menegaskan, bahwa Simalungun sejak awal sudah mendukung visi pemerintah pusat. Bahkan, kata dia, dukungan itu sudan diwujudkan dalam langkah nyata.
Langkah nyata itu, diantaranya adalah penertiban KJA yang sudah disosialisasikan kepada warga, menggandeng PT Kereta Api Indonesia membuka jalur kereta api menuju Kuala Namu dan Danau Toba, serta bekerjasama dengan BUMN melakukan revitalisasi peninggalan sejarah seperti monumen Bung Karno yang terletak di Parapat.
“Kami sudah sosialisasikan kepada warga agar KJA yang saat ini memenuhi pinggiran Toba segera ditutup. Pemerintah kabupaten akan memberi ganti rugi. Bappeda Simalungun bersama pihak PT KAI juga sudah melakukan survei lokasi dan jalur yang akan dilewati rel kereta api. Dalam waktu dekat kita juga akan membangun Monumen Bung Karno di depan pesanggrahan Bung Karno,” ungkapnya, Rabu (15/6/2016).