Menurut JR, pembersihan Danau Toba, pembangunan infrastruktur jalan, dan revitalisasi aset sejarah adalah tiga langkah tepat untuk mempercepat pengembangan kawasan Danau Toba. Seperti Monaco, kata JR, pengembangan wisata harus memerhatikan tiga hal itu.
“Monaco berhasil jadi destinasi wisata dunia karena aksesnya bagus dan berhasil merivitalisasi aset-aset sejarahnya. Negara ini punya delapan museum berisi sejarah Monaco,"beber bupati yang membawa Simalungun meraih penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara ini.
Dalam waktu dekat, kata JR, Presiden Jokowi akan mengeluarkan perpres Badan Otorita Danau Toba. Dengan begitu, JR menegaskan, dirinya akan melakukan sinergi dengan Badan Otorita tersebut untuk menyinkronkan berbagai program pengembangan.
“Kita siap bersinergi dan berkerja bersama Badan Otorita untuk mengembangkan Danau Toba. Sebab ini kejayaan Danau Toba adalah mimpi kita semua, warga Simalungun, Sumatera Utara, dan Indonesia,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )