Muslim Jadi Minoritas, Walikota Kupang Serukan Toleransi saat Lebaran

Antara, Jurnalis
Sabtu 02 Juli 2016 21:38 WIB
Ilustrasi (Dok. Okezone)
Share :

KUPANG - Wali Kota Kupang Jonas Salean mengimbau warga di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu untuk tetap menjaga suasana aman dan damai ini hingga perayaan Idul Fitri nanti, untuk kepentingan terpeliharanya toleransi.

"Saya minta seluruh komponen warga untuk tetap memelihara situasi yang aman dan damai ini hingga perayaan Idul Fitri nanti dan seterusnya demi kenyamanan kehidupan yang lebih baik di daerah ini," kata Jonas kepada wartawan pascamenerima Panitia Malam Takbiran Kota Kupang, Sabtu (2/7/2016).

Kondisi keamanan dan kenyamanan yang tergambar dalam nuansa toleransi antarumat di daerah ini yang sudah terjalin agar terus dipelihara dan dirawat tetap hidup di tengah masyarakat. Tentu akan butuh kerja sama semua pihak, karena konsistensi kenyamanan dan kedamaian menjadi tanggung jawab bersama.

Diakuinya, Kota Kupang merupakan daerah berbasis Kristen, namun demikian fanatisme yang ada di setiap penganut Kristus itu tidak lalu meluluh lantahkan kepercayaan penganut agama lainnya.

Toleransi yang dibangun telah cukup memberikan ruang bagi penganut lainnya, terutama umat Muslim pada suasan menjelang Lebaran ini untuk terus menjalankan seluruh ibadah puasanya yang menjadi kewajibannya hingga menemukan hari kemenangan pada Idul Fitri nanti.

"Suasana yang nyaman itulah yang harus terus kita jaga terutama umat Kritiani dan umat lainnya agar sesama umat Muslim bisa melakukan seluruh kewajibannya dengan damai," kata Jonas.

Kepada seluruh komponen dan kelompok masyarakat diminta untuk bahu membahu menjaga situasi dan kondisi itu. "Pemuda Kristen dan elemen lain sudah kita imbau bersama aparat menjaga keamanan hingga pawai kemenganan di malam Takbiran nanti," kata Jonas.

Secara pribadi, Jonas dan keluarga pada kesempatan itu menyerahkan bantuan Rp10 juta bagi panitia malam Takbiran untuk bisa mempersiapkan seremoni kegiatan itu dengan baik. "Masih sangat kecil nilainya, namun demikian hal ini menjadi salah satu bentuk perhatian saya dan keluarga untuk kegioatan ini," kata Jonas.

Anggota Panitia Malam Takbiran, Ambo kepada wartawan usai pertemuan menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah serta suasana damai yang sudah dirasakan selama ini.

Tolerensi yang dirasa telah benar-benar mendukung suasana dan perjalanan melaksanakan kewajiban umat Muslim di daerah ini. "Kami sangat berterima kasih karena kondisi kenyamanan dan damai ini telah membuka ruang yang baik bagi umat Muslim menuaikan kewajibannya berpuasa hingga Lebaran nanti," katanya.

Dia berharap, kondisi ini terus terjaga dan Kota Kupang akan menjadi contoh nyata tolernasi di Indonesia. Menurut dia, Panitia Pawai Malam Takbiran 2016 sedang mengatur dan mempersiapkan segala hal berkaitan dengan suksesnya acara itu. Termasuk rute pawai dan jumlah kepsertaan kendaraan.

"Kita masih juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan pihak lainnya untuk suksesnya kegiatan nanti," kata Ambo.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya