JAKARTA – Banyak pihak menghaturkan belasungkawa dan simpati di media sosial pascabom Madinah, Senin 4 Juli 2016 waktu setempat yang menewaskan lima orang – termasuk sang pelaku bunuh diri. (Baca: Dugaan Dalang Bom Madinah Mengarah pada ISIS).
Tanda pagar (tagar) #PrayForMadinah atau 'Doa untuk Medinah' menjadi salah satu topik populer di Twitter dunia, termasuk di Indonesia, Singapura, dan Inggris. Hingga kini tagar itu telah disinggung lebih dari 435 ribu kali.
"Bom di area Masjid Nabawi Madinah kembali menegaskan bahwa terorisme tak punya agama. Saudaraku, mari bersatu lawan teroris," kata politisi Zulkifli Hasan dalam akun Twitter-nya.
"Bom di dekat Masjid Nabawi dan di masjid komunitas (Qatif) Syiah di Saudi. Sebelum itu di Baghdad, Bangladesh, Istanbul... Suram maksimal," kata cendikiawan Islam, Akhmad Sahal.