Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Saudi Tahan 12 Warga Pakistan Terkait Bom Madinah dan Qatif

Silviana Dharma , Jurnalis-Jum'at, 08 Juli 2016 |21:00 WIB
Saudi Tahan 12 Warga Pakistan Terkait Bom Madinah dan Qatif
Ledakan dekat Masjid Nabawi di Madinah. (Foto: Youtube)
A
A
A

MADINAH – Kepolisian Arab Saudi telah menahan 19 orang terkait ledakan bom bunuh diri di Madinah dan Qatif pada pekan ini. Sebanyak 12 di antaranya merupakan warga negara Pakistan.

Diwartakan BBC, Jumat (8/7/2016), juru bicara Kementerian Kesehatan Saudi bahkan sudah merilis beberapa nama pelaku.

Salah satunya, Naer Muslim Hamad, pria Saudi berusia 26 tahun. Dia diketahui sebagai pelaku bom bunuh diri di dekat Masjid Nabawi, Madinah, yang menewaskan empat polisi. Juru bicara Kemenkes Saudi itu juga mengatakan, pelaku memiliki sejarah penyalahgunaan obat-obatan.

(Baca juga: Arab Saudi Identifikasi Pelaku Peledakan Bom di Jeddah)

Tiga orang lagi yang diyakini sebagai penyerang di Qatif juga sudah diidentifikasi. Kewarganegaraan mereka belum jelas, namun yang pasti mereka bukan orang Saudi. Ketiganya adalah Abdulrahman al Omar (23), Ibrahim al Omaar (20), dan Abdulkarim al Husni (20).

Serangan di sebuah lahan parkir masjid di Qatif terjadi lebih dulu dari Madinah, meski berlangsung pada hari yang sama yakni Senin 4 Juli 2016. Dua petugas keamanan meninggal di dekat Masjid Nabawi. Sementara dua orang petugas lagi terluka akibat ledakan bom bunuh diri tidak jauh dari lokasi Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Jeddah.

Hingga saat ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas ketiga serangan yang mengguncang Negeri Petrodollar. Akan tetapi, dugaan kuat mengarah kepada kelompk militan ISIS. Taapi yang pasti target mereka adalah anggota militer Saudi, yang dianggap melindungi kaum Syiah di Qatif. Padahal Saudi dihuni mayoritas warga Sunni, hal ini dianggap kemurtadan oleh ISIS.

(Silviana Dharma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement