RIYADH – Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Nayef bin Abdulaziz berusaha untuk menenangkan warga terkait situasi keamanan di negeri kaya minyak itu usai terjadinya serangan bom di tiga kota, Jeddah, Qatif, dan Madinah.
Setidaknya empat orang tewas akibat tiga ledakan bom yang terjadi pada Senin, 4 Juli 2016. Sampai saat ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab, namun kelompok militan ISIS yang telah beberapa kali melakukan serangan bom di Arab Saudi diduga kuat berada di balik ketiga insiden tersebut.
“Keamanan di tanah air baik, dalam tingkat tertinggi dan terus bertambah kuat setiap harinya,” kata Mohammed bin Nayef yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Arab Saudi sebagaimana dilansir dari Reuters, Rabu, (6/7/2016).
“Saya tahu operasi terorisme bukan hal yang sederhana, dan dampak kecil yang Anda rasakan saat ini akan segera hilang, dengan seizin Tuhan,” tambah Mohammed yang selamat dari ledakan bom bunuh diri di kantornya pada 2009.
Pejabat keamanan Arab Saudi mengatakan kelompok pendukung ISIS yang berada di negara itu bertindak secara independen, dan hanya bergantung secara logistik, saran dan bantuan pada kelompok yang berada di Irak dan Suriah, membuat mereka sulit untuk dideteksi.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.