RIYADH – Pengebom bunuh diri menyerang tiga kota berbeda di Arab Saudi pada Senin 4 Juli 2016. Salah satu bom bunuh diri bahkan meledak di dekat Masjid Nabawi, Madinah tepat ketika jamaah sedang berbuka puasa.
(Baca juga: Tiga Bom Bunuh Diri Serang Arab Saudi)
Serangkaian serangan bom bunuh diri membuat Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz, murka. Pria berusia 80 tahun itu berjanji akan melakukan perlawanan terhadap ekstremisme agama. Ia mengingatkan bahwa Saudi siap menyerang dengan “tangan besi” siapa pun yang menjadikan pemuda Arab Saudi sebagai target ekstremis agama.
Janji serta peringatan itu dikeluarkan Raja Salman bertepatan dengan Hari Idul Fitri 1437 Hijriah. Ia mengakui bahwa tantangan yang dihadapi Arab Saudi ke depannya adalah merawat harapan bagi kaum muda yang menghadapi risiko radikalisasi.
“Kami akan menyerang dengan tangan besi siapa pun yang menjadikan pikiran dan pemikiran anak-anak muda kami sebagai target radikalisasi,” ancam Raja Salman, seperti dimuat Telegraph, Rabu (6/7/2016).