Pasukan Garuda Asah Skill Evakuasi Medis di Lebanon

Antara, Jurnalis
Rabu 13 Juli 2016 15:06 WIB
Simulasi latihan evakuasi medis Pasukan Garuda bersama kontingen China dan Italia Air di Lebanon (Foto: Puspen TNI)
Share :

ADSHID AL-QUSAYR – Prajurit TNI dari Satgas Indobatt (Indonesian Battalion) Kontingen Garuda (Konga) XXIII-J/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon), menggelar latihan medis dengan kontingen China dan Italia Air, terkait penanganan penanggulangan korban kecelakaan, di Lebanon Selatan.

Latihan medis bersama kontingen medis China, Chinmed/RS China Leval II Unifil dan Italia Air ini, turut disaksikan langsung oleh Komandan Satgas Indobatt Konga XXIII-J/Unifil, Letkol (Inf) Dwi Sasongko.

"Diperlukan langkah-langkah evakuasi mulai dari tempat kejadian penanganan awal, perbantuan kesehatan, sampai Indobatt meminta bantuan evakuasi udara," papar Letkol Dwi.

Dalam skenario latihan medis tersebut, disimulasikan bahwasanya tim patroli yang sedang melaksanakan kegiatan operasional mengalami kecelakaan di Lebanon Selatan.

Satgas Indobatt Konga XXIII-J/Unifil sebagai pasukan mitra terdekat dari area kejadian, mendapat laporan untuk menangani insiden tersebut.

Sesuai prosedur, TOC (Tactical Operation Center) Satgas Indobatt Konga XXIII-J/Unifil melaporkan kejadian kecelakaan ke Sektor Timur Unifil.

Setelah laporan tersebut ditindaklanjuti, pihak Pasukan Garuda dari Satgas Indobatt langsung berkoordinasi dengan Chinmed dan Italia Air untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

Selanjutnya, setelah mendapat perintah dari satuan atas, Satgas Indobatt Konga XXIII-J/Unifil mengeluarkan Pasukan Pemukul Cepat QRT (Quick Reaction Team), beserta tim kesehatan yang berada di Markas Indobatt UN Posn 7-1, Adshid al-Qusayr, Lebanon Selatan, untuk langsung bergerak menuju tempat kejadian kecelakaan.

Setelah sampai di lokasi kejadian, QRT Satgas Indobatt Konga XXIII-J/Unifil mengamankan medan-medan kritis sebagai pengamanan penanggulangan korban, sedangkan tim kesehatan langsung bertindak cepat menangani korban dan segera di evakuasi ke RS Husada Indobatt.

Dalam simulasi tersebut, terdapat tiga korban yang mengalami kecelakaan, di mana satu korban mengalami luka sangat parah, sehingga harus ada penanganan khusus berlanjut ke Rumah Sakit yang berada di Naqoura.

"Kegiatan ini sangat penting bagi para Prajurit TNI Satgas Indobatt khususnya dan umumnya bagi prajurit Unifil, agar dalam melaksanakan tugas semakin optimal," lanjut Dansatgas Indobatt.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para personel Satgas Indobatt maupun personel Chinmed dan Italia Air yang sangat antusias dan semangat dalam melaksanakan latihan ini," tandas Letkol Dwi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya