(Baca: Arya si Bocah Obesitas Tuntut Orangtua Rp1 Miliar)
Bahkan, gurunya yang mendatangi rumah Arya untuk mengajar. Hal itu disebabkan karena Arya sulit berjalan ke sekolah yang berjarak sekira 60 meter.
Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan Dinas Pendidikan Jawa Barat Ester Miori mengatakan, Arya merupakan anak yang cerdas.
Siswa kelas 4 SD itu bahkan menjadi contoh bagi teman-teman sekelasnya. Sehingga, tak heran teman-temannya sering mengajak Arya belajar bersama selain bermain.
"Dia semangat sekali sekolahnya, pintar, cerdas, dia di sekolahnya juga ranking satu, jadi panutan, teman-temannya juga setiap hari datang ke rumah (untuk bermain dan belajar)," ucap Ester.
(Arief Setyadi )