Lukman mengatakan Guru Tua telah mewariskan sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak-anak yang saleh. Lukman berharap para keturunan Guru Tua menjadi jangkar moral dan intelektual baik di dalam Alkhairaat maupun di luar Alkhairaat. "Bahkan dari keturunan almarhum sudah ada yang menjadi pemimpin nasional, menjadi salah seorang menteri dalam pemerintahan yang lalu," katanya.
Dia mengatakan banyak orang yang menjadi kuat keislaman dan keimanannya karena ilmu yang diberikan Guru Tua. Selain itu ilmu yang diwariskan terus menyebar melalui lisan dari para murid-muridnya dari dulu hingga sekarang. "Saya tidak bisa membayangkan suasana keislaman di kawasan timur Indonesia tanpa almarhum," katanya.
Menurut Lukman, jika di tanah Jawa ada KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim As'ari, di Nusa Tenggara Barat ada tuan guru KH Zainudin Almadjid, di Sumatera ada Syeh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, di Kalimantan ada Syeh Muhammad Arsyad Albanjari, maka di Sulawesi ada Habib Idrus bin Salim Aljufri.
"Para ulama itu adalah paku bumi yang dipancangkan Allah untuk menegakkan ajaran agama Islam di Nusantara ini," katanya.
Lukman berharap Alkhairaat sebagai jejak peninggalan Guru Tua akan terus memberi manfaat kepada umat Islam khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.
(Muhammad Saifullah )