Bocah Malang, Ayah Lumpuh Ibu Meninggal

Agregasi Kedaulatan Rakyat, Jurnalis
Selasa 26 Juli 2016 11:20 WIB
KR Jogja
Share :

Beruntung, keguyuban warga desa di tempat tinggalnya masih terjalin erat. Tiap selapanan atau 35 hari hitungan jawa, warga secara kolektif mengumpulkan donasi seikhlasnya untuk mengurangi beban Wafa dan keluarganya.

Sementara untuk keperluan Sekolah bocah yang saat ini duduk di kelas dua SD IT An Nur, Selondoko, Ampel, tersebut, seluruhnya digratiskan oleh pihak sekolah. Sedang untuk keperluan lain seperti seragam, makan siang dan sebagainya ditanggung oleh perkumpulan wali murid kelas Wafa. Terlebih Wafa dikenal sebagai anak yang rajin dan bagus dalam bersosialisasi.

Jamilah, bibi Wafa menjelaskan, sumbangan dari masyarakat sekitar yang bersimpati pada nasib bocah tersebut sangat membantu. Bahkan, untuk pengobatan ayah Wafa yang saat ini terbaring di RS, selain dari BPJS, juga ada dermawan yang ikut mengulurkan tangan. “Dukungan masyarakat selama ini sangat membantu kami,” ucapnya lirih.

Namun, karena harus mengurus banyak orang, yakni Wafa dan ayahnya, ibunya, serta satu orang anaknya yang masih berusia empat tahun, ia kadang terpaksa berutang, mengingat hasil kerjanya sebesar Rp20 ribu setiap hari hasil berdagang jajanan, tak mampu menutupi seluruh kebutuhan tersebut.

(Fransiskus Dasa Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya